Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Asal, Kandungan dan Penggunaan Cinchona


"Sang Landep"
Asal :
•Cinchona succirubra Pavon (C. pubescens Vah.) ® dalam BP & EP kadar alkaloid total tidak kurang dari 6,5 %; dgn kandungan alkaloid tipe kinin 30-60 %

Sejarah :
•Nama berasal dari Countess of Chinchon, istri Viceroy di Peru yg sembuh dari demam setelah minum dekok batang th 1638, walaupun hasil penyelidikan terakhir Countess tidak pernah minum apapun
•Seringkali disebut Cinchona ledgeriana berasal dari Ledger ® orang yg berjasa menyebarkan tumbuhan tsb di Eropa
•Selanjutnya dikenal sbg pulvo de la Condesa ® simplisia yg mempunyai reputasi di Spanyol
•Selanjutnya penyebaran dilakukan oleh pendeta2 gereja ® jesuit powder, jesuit bark atau Peruvian powder
•Pd perang dunia ke-2, Jawa menyuplai 90 % kebutuhan kina dunia

Kandungan :
•Alkaloid kuinolin, utamanya stereoisomer : kinin (quinine) & kinidin (quinidine), turunan 6-demetoksi : sinkonin (cinchonine) & sinkonidin (cinchonidine)
•Tetrahidroksi antrakinon : asam norsolorinat 0,0008 % dari batang C. ledgeriana yg terinfeksi Phytophthora cinnamomi

Uji kimia:
•Reaksi warna dgn brom & amonia (Thalleioquin test)
•Serbuk dilembabkan dgn asam asetat glasial & dipanaskan pd tabung bertutup ® terjadi kondensasi / tetesan warna merah darah di dinding tabung

Penggunaan :
•Sediaan galeniknya telah digunakan u/ tonik pahit & stomakik
•Dekok & infus asam dikumur ® efek adstringen
•Sebelum perang dunia ke-2 ® obat terpilih u/ malaria, kemudian banyak terjadi resistensi shg dikembangkan turunan sintetisnya : klorokuin, primakuin
•Saat ini kinin diteliti lagi u/ dikembangkan karena adanya resistensi dgn klorokuin

Posting Komentar untuk "Asal, Kandungan dan Penggunaan Cinchona"